4. Reaksi redoks Ditinjau dari Harga Potensial Sel

Berdasarkan daftar potensial elektrode standar, kita dapat meramalkan berlangsung atau tidak berlangsungnya suatu reaksi redoks. Harga potensial suatu reaksi atau potensial sel volta juga dapat digunakan untuk meramalkan berlangsungnya suatu reaksi.

contoh
Zn(s)                        –> Zn2+(aq) + 2 e– E° = 0,76 volt
Cu2+(aq) + 2 e– –> Cu(s)                        E° = 0,34 volt
Zn(s) + Cu2+(aq) –>Zn2+(aq) + Cu(s) E° = 1,10 volt
Harga potensial sel menunjukkan +1,10 volt, berarti reaksi ini dapat berlangsung. Harga potensial sel tersebut
juga dapat dihitung dengan harga potensial standar masing-masing elektrode.
E°sel = E°red – E°oks
= E°Cu – E°Zn
= 0,34 – (–0,76)
= +1,10 volt
Harga potensial sel Cu/Cu2+ || Zn2+/Zn, dapat ditentukan dengan cara sebagai berikut.
Cu(s)                       –> Cu2+(aq) + 2 e–     E° = –0,34 volt
Zn2+(aq) + 2 e– –> Zn(s)                           E° = –0,76 volt
Cu(s) + Zn2+(aq) –> Cu2+(aq) + Zn(s) E° = –1,10 volt
Karena E° sel mempunyai harga negatif, maka reaksi tidak dapat berlangsung.

Penyusunan unsur-unsur berdasarkan deret kereaktifan logam dikenal dengan deret volta. Deret volta menggambarkan urutan kekuatan pendesakan suatu logam terhadap ion logam yang lain. Unsur yang terletak di sebelah kiri hidrogen lebih mudah mengalami oksidasi
dibanding yang terletak di sebelah kanan hidrogen. Logam yang memiliki sifat reduktor lebih kuat akan mendesak ion logam lain yang sifat reduktornya kecil. Adapun unsur-unsur dalam deret volta adalah sebagai berikut.

Li–K–Ba–Ca–Na–Mg–Al–Mn–Zn–Cr–Fe–Cd–Co–Ni–Sn– Pb–H–Cu–Hg–Ag–Pt–Au

Logam di sebelah kiri H memiliki E° negatif, sedangkan di sebelah kanan H memiliki E° positif. Di sebelah kiri H merupakan logam-logam yang aktif, sedangkan disebelah kanan H merupakan logam-logam mulia. Makin ke kanan sifat reduktor makin lemah, makin ke kiri sifat
reduktor makin kuat. Unsur-unsur dalam deret volta hanya mampu mereduksi unsur-unsur di sebelah kanannya, tetapi
tidak mampu mereduksi unsur-unsur di sebelah kirinya. Misalnya, Na mampu mereduksi Mg, tetapi tidak mampu mereduksi Ca, seperti terlihat pada reaksi berikut.
Na(s) + Mg(s) –> 2 Na+(s) + Mg–(s)
Na(s) + Ca(s) tidak bereaksi/reaksi tidak berlangsung.

Kembali KLIK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s